Senin, 27 Oktober 2014

PENUTUP
            Demikian Laporan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang telah disusun oleh penulis. Laporan ini disusun berdasarkan pedoman pelaksanaan PSG, pengalaman praktek kerja dan data-data yang didapatkan pada kegiatan PSG selama kurang lebih tiga bulan di PT.Telkom Indonesia, Tbk. Divisi Akses Jateng Timur Selatan.
            Praktek ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi penulis dan siswa-siswi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru yang telah menjadi peserta Pendidikan Sistem Ganda (PSG) dalam hal menambah wawasan dan pengetahuan mengenai bidang Telekomunikasi dan Teknologi.
            Penulis telah berusaha meyusun dengan mengguakan bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti bagi yang membacanya. Meskipun demikian dalam penyusunan laporan penulis ini menyadari masih terdapat banyak kekurangan,terutama disebabkan terbatasnya pengetahuan yang penulis miliki.
            Pada akhir laporan ini, penulis akan memberikan kesimpulan serta saran-saran yang ditujukan kepada pihak industri dan pihak sekolah.
A. Kesimpulan
Setelah melaksanakan kegiatan prakerin di PT.Telkom DIVA
Jateng Timur Selatan. Dari kegiatan yang penulis lakukan, ada beberapa hal yang
dapat penulis simpulkan dari kegiatan yang dilakukan, diantaranya :
1.      Dengan adanya kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini memberikan gambaran dan pengalaman dalam dunia kerja.
2.      i-SISKA adalah perangkat lunak utama yang digunakan PT.Telkom DIVA Jateng Timur Selatan yang berbasiskan web yang dapat diakses dengan menggunakan jaringan lokal PT.Telkom yang langsung terhubung ke pusat data (server). i-SISKA digunakan untuk mempermudah karyawan PT.Telkom DIVA Jateng Timur Selatan utuk mengelola jaringan di PT.Telkom DIVA Jateng Timur Selatan, baik dalam melakukan pencarian data, perbaikan, pasang baru layanan telepon dan pasang baru layanan speedy.
3.      Pengguna aplikasi i-SISKA ini terdiri dari beberapa orang operator yang masing-masing memiliki username dan password untuk mengakses i-SISKA. Spesifikasi seorang operator yaitu tingkat pendidikan minimal SMA dengan usia 18 sampai 55 tahun.

B.  Saran
1.      Bagi tempat PSG
a.       Tidak segan untuk memberikan pekerjaan kepada siswa PSG.
b.      Memperbanyak memberikan materi dan pengetahuan tentang Teknik Komputer dan Jaringan.
2.      Bagi Sekolah
a.       Pihak sekolah diharap lebih memperhatikan keadaan dan kinerja siswa dilapangan dengan menanyakannya kepada pembimbing lapangan.
b.      Pihak sekolah diharapkan memantau kegiatan siswa yang sedang melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) secara intensif sehingga segala kesulitan yang timbul dapat dipecahkan bersama.


 

Penutup


HASIL PRAKTEK KERJA

A. Gambaran Umum Kantor
1. Sejarah Berdirinya Perusahaan
PT.TELKOM, Tbk adalah Suatu Badan Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang jasa Telekomunikasi. PT TELKOM menyediakan sarana dan jasa layanan Telekomunikasi dan Informasi kepada masyarakat luas sampai kepelosok daerah di seluruh Indonesia. Sejarah PT.TELKOM di Indonesia pertama kali berawal dari sebuah badan usaha swasta penyediaan layanan pos dan telegrap yang didirikan kolonial Belanda pada tahun 1882. Pada tahun 1905 pemenrintah koloial Belanda mendirikan perusahaan Telkomunikasi sebanyak tiga puluh delapan perusahaan. Kemudian Pada tahun 1906 pemerintah Hindia Belanda membetuk suatu jawatan Pos, Telegrap dan Telepon (Post, Telegraph en Telephone Diens/ PTT).
Pada tahun 1961 status jawatan diubah  menjadi perusahaa Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965 pemerintah memisahkan menjadi perusahaan Negara dan Giro (PN Pos dan Giro) dan perusahaan Negara Pos Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Pada tahun 1974 Perusahaan negara Telekomunikasi disesuaikan menjadi perusahaan Umum Telekomunikasi (PERUMTEL) yang menyelenggarakan jasa Telekomunikasi Nasional dan Internasional.
Pada tahun 1980 Indonesia mendirikan suatu badan usaha untuk jasa Telekomunikasi Internasional yang bernama PT. Indonesian Satelite Corporation (INDOSAT) yang terpisah dari PERUMTEL. Pada tahun 1989 pemerintah Indonesia mengeluarkan UU No.3/ 1989 mengenai Telekomunikasi, yang isinya tentang peran swasta dalam meyelenggarakan telekomunikasi.
Pada tanggal  Juli 1995 organisasi PT.TELKOM Indonesia, Tbk berhasil merekstruktur jenis jasa Telekomunikasi menjadi tujuh divisi regional dan satu divisi network yang keduanya mengelola bidang usaha utama. Divisi regioal sebagai pengganti struktur WITEL yang memiliki daerah teritorial tertentu, namun hanya menyelenggarakan jasa telpon lokal dan mendapat bagian dari jasa SLJJ dan SLI. Divisi network menyelenggarakan jasa Telekomunikasi jarak jauh.

2. Visi dan Misi
a. Visi
“To become a leading Telecommunication, Information,  Media, Edutainment and Services (“TIMES”) player in the region”
b. Misi
1) Menyediakan layanan “more for less” TIMES
2) Menjadi model pengelolaan korporasi terbaik di Indonesia.

B. Pekerjaan Yang dilakukan
Berdasarkan waktu selama ± 3 bulan lamanya. Penulis melakukan berbagai macam pekerjaan di kantor PT. Witel Jateng Timur Selatan tersebut. Tapi disini penulis akan membahas salah satu pekerjaan yang menurut penulis berhubungan dengan teori yang telah dipelajari di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
C. Prosedur Kerja
Berikut adalah beberapa prosedur kerja yang berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan penulis dan juga behubungan dengan judul laporan ini:

1. Fungsi dan Cara Kerja
Sebelum penulis menjelaskan tentang proses cara kerja i-siska , penulis akan menjelaskan fungsi dari tombol yang berada pada aplikasi i-siska. berikut ini adalah fungsi tombol yang berada pada aplikasi i-siska.
Gambar Fungsi Gambar


Gambar
Fungsi Gambar
Clear : untuk menghapus data
New : untuk menambah data baru
Print : untuk memprint data atau WO (work order)
Close : untuk keluar dari aplikasi atau dari Billing
Help : untuk meminta bantuan yang tidak dimengerti selama menjalankan aplikasi

  Clear : untuk menghapus data
New : untuk menambah data baru
  Print : untuk memprint data atau WO (work order)
  Close : untuk keluar dari aplikasi atau dari Billing
  Help : untuk meminta bantuan yang tidak dimengerti selama menjalankan aplikasi


2. Prosedur Kerja i-SISKA
a. Akses halaman : http://i-siska.telkom.co.id:7777/


b. Jika sudah masuk klik ‘LOGIN’ di bagian ujung tampilan

Gambar 3.2  Tampilan awal i-siska




c. Lalu Login menggunakan user : “NIK” dan password

Gambar 3.3 Login i-siska

d. Klik Back Office lalu  klik Gaia BCC seperti gambar berikut

Gambar 3.4 tampilan Back Office




e. Setelah klik Gaia BCC lalu masuk ke Billing and Costumer care – I-siska, Klik komersial

Gambar 3.5 Tampilan Gaia BCC

f. Selanjutnya klik Printout lalu klik saluran switch MDF install SPK

Gambar 3.6 Saluran switch MDF install,SPK


g. Jika sudah lalu klik ‘Printout WO MDF dari kode printout’

Gambar 3.7 Print out WO MDF dari kode Printout










h. Selanjutya tekanlah ‘F12’ untuk masuk ke kolom pilihan dan klik ‘ok’

Gambar 3.8 Kolom pilihan



i. Lalu pilihlah simbol print untuk mecetak ke avant browser

Gambar 3.9 Print cetakan ke avant browser

j. Jika sudah klik simbol print tadi maka WO otomatis akan langsung masuk ke avant browser, dan jangan lupa di print

Gambar 3.10 WO (Work Order)


k. Setelah selesai print lalu  kembali lagi ke Billing and Costumer Care dan pilihlah ‘MDF WO’

Gambar 3.11 MDF WO

l. Jika sudah terbuka isilah ‘permint’ dengan nomor permintaan yang ada di WO yang di print tadi

Gambar 3.12 Pengembalian WO MDF

m. Setelah diisi, tekan enter sebanyak 2kali lalu isikan ‘Y’ lalu tekan enter lagi sebanyak 2kali lalu isikan ‘Jumper MDF OK’ setelah itu enter lagi 2kali seperti gambar berikut.

Gambar 3.13 Pengisian WO MDF

Setelah menekan enter 2x maka akan muncul forms ‘Konfirmasi input Anda’ lalu klik ‘Ya’. Dan i-siska pun selesai di pasang.

Gambar 3.15 Forms


D. Permasalahan yang dihadapi
1. Jika user i-SISKA kita akan mengambil WO tetapi user i-SISKA lain juga akan mengambilnya dengan WO yang sama maka akan terjadi kehilangan WO salah satu user sehingga WO tidak dapat di cetak.
E. Pemecahan masalah
1. Terisolirnya user i-SISKA (tidak dapat login)
Terisolirnya user dapat dikarenakan pengguna telah melakukan kesalahan login tiga kali berturut-turut, penanganan yang dilakukan yaitu dengan cara melaporkan Help Desk IS Center.
2. User i-SISKA login secara parallel
Jika user i-SISKA melakukan login secara parallel (login bersamaan di PC yang berbeda) menu-menu yang ada pada aplikasi i-SISKA tidak akan dapat di akses. Pemecahan masalah ini yaitu dengan melakukan logout pada salah satu Personal Computer (PC) yang telah login dengan user yang sama.

Hasil Praktek Kerja




LANDASAN TEORI

A. Avant Browser
Sebelum melakukan Validasi data di i-siska, terlebih dahulu peulis akan mengakses aplikasi tersebut melalui Avant Browser dan selanjutnya penulis akan menjelaskan tentang Avant Browser terlebih dahulu seperti berikut. 
1. Pengertian Avant Browser
Avant browser memiliki fitur-fitur yang merupakan peningkatan dari apa yang dimiliki oleh Internet Explorer (IE). Avant Browser adalah browser yang cepat, stabil, user-frendly, dan merupakan multi-window browser. Memang engine yang dipakai adalah engine IE. Akan tetapi Avant Browser memiliki kelebihan dibandinngkan IE.
Sifat Avant Browser adalah freeware, dibuat oleh Anderson Che, programmer yang berasal dari China, dikembangkan oleh Avant Force yang menyatukan 3 layout engine dalam 1 jendela. Versi terbaru dari Avant Browser adalah Avant browser 2013 build 116.
2. Kelebihan avant browser
Selain dari fitur-fitur yang dipaparkkan diatas, masih terdapat juga kelebihan, yaitu melakukan translate ke dalam banyak bahasa Full screen mode. Avant browser juga memiliki fungsi Cascade dan Tile vertikal atau horizontal yang diletakan pada bagia atas program. Navigasi ini tentu memudahkan pemakai dibandingkan Smart Explore. 
Fungsi yang menarik khususnya mereka yang selalu online. Tersedia fungsi auto refresh untuk memantau perubahan pada web. Setting ini dibagi dengan detik sampai menit baik untuk current windows atau seluruh windows.
Untuk pengguna internet volume base, browser ini bisa jadi pilihan karena tidak adanya tampilan berbagai animasi yang sering ditampilkan oleh situs web, maka brandwidht yang terserap pun akan sedikit.
3. Kekurangan Avant browser
Avant browser sudah banyak diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa, tapi belum ada yang menterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Penggunaan IE plug-in dapat menyebabkan program fatal error.
Kecepatan Avant browser terhitung biasa, dengan fitur keamanan yang kurang memadai karena belum dilengkapi dengan fitur antispyware, antivirus, apalagi antiphising.

B. Aplikasi i-SISKA
Apabila avant browser sudah di akses maka selanjutnya penulis akan menjelaskan tentang I-siska seperti berikut. 
1. Pengenalan Aplikasi i-SISKA
i-SISKA merupakan sistem aplikasi berbasiskan Web dalam pengoprasianya, biasanya diakses dengan sebuah browser yaitu Avant browser.i-SISKA berbeda dengan pendahulunya yaitu Sistem Informasi Kastamer (SISKA), i-SISKA lebih mengutamakan flexibilitas dan kemudahan bagi penggunanya dalam hal pengelolaan jaringan serta pemberian informasi sedangkan SISKA menggunakan text base sebagai user interface-nya dan kurang nyaman dalam hal penyediaan informasi maupun untuk monitoring. 
i-SISKA berjalan memakai koneksi internet (online) dan hanya dapat diakses oleh karyawan PT.Telkom Indonesia, Tbk yang telah memiliki username dan password untuk dapat melakukan login kedalam aplikasi tersebut. Menu-menu yang terdapat di i-SISKA telah dikelompokkan berdasarkan divisi yang ada di PT.Telkom.Akan tetapi, pengguna i-SISKA tidak hanya para pegawai PT.Telkom.Salah satunya adalah siswa atau mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan praktek kerja di PT.Telkom, tetapi tentunya user yang digunakan siswa atau mahasiswa yang melakukan praktek kerja memiliki batasan-batasan tertentu.
2. Peranan i-SISKA
Dengan adanya aplikasi i-SISKA dapat mempermudah dalam penyelesaian gangguan pada perangkat telekomunikasi baik letak, nomor telepon yang mengalami gangguan berdasarkan letak yang mengalami gangguan dan perangkat-perangkat khusus yang mengalami pergantian modul. Yang kedua dengan sistem aplikasi i-SISKA kita dapat mengirim atau menerima gangguan berdasarkan letak yang mengalami gangguan apakah gangguan tersebut berasal dari Jarlok atau di tempat lain. Dengan adanya sistem aplikasi i-SISKA penanganan gangguan pada perangkat telekomunikasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
Berikut program program yang terdapat di dalam SISKA:
1. Custom Care :
Pada customer care terdapat 2 program yaitu:
a. G.Contact
Piranti lunak pro-aktif yang baru untuk Front Office, yakni G.Contact, meliputi fungsionalitas aplikasi Customer Relationship Management (CRM). Dengan Front Office yang terintegrasi dengan Back Office, proses kerja dan interaksi antara Customer Service Relation (CSR) dan pelanggan akan semakin dipermudah. 
Dengan adanya modul canggih tindak-lanjut kontak, aplikasi ini dapat mengelola seluruh kontak dengan pelanggan dan memungkinkan untuk mendefinisikan pesan pemasaran tertentu kepada pelanggan sesuai dengan segmentasinya. Jika perlu, G.Contact juga bisa dihubungkan dengan Call Center, dan memadukan Customer Telephony Coupling (CTC) di plasa atau pusat penjualan. 
G.contact adalah sebuah aplikasi grafis unik yang bisa dipergunakan untuk semua fungsi yang berhubungan dengan pengelolaan pelanggan dalam solusi Gaia : Komersial, Keuangan, Pengelolaan Jaringan, Gangguan, Management Resiko.
b. G.CLIENT
Solusi untuk pengelolaan pelanggan korporasi atau Corporate Client Relationship Management (CCRM) amatlah diperlukan untuk dapat mengelola pelanggan korporasi secara baik. Untuk itulah, Sofrecom mendesain G.Client. Sebagai bagian dari solusi Customer Care, G.client mengintegrasikan seluruh kebutuhan bisnis yang terkait dengan pengelolaan hubungan pelanggan korporasi secara komprehensif. Kelengkapan dan kemudahan solusi kami memberikan dimensi baru pengelolaan klien korporasi kepada operator
2. Back Office
Pada Back office terdapat 3 program yaitu:
a. Gaia BCC 
Gaia BCC adalah sentral atau jantung dari Gaia Software Suites 6.1. Seluruh kegiatan back-office dikendalikan dengan menggunakan aplikasi yang terintegrasi ini.
b. G. CATALOG
G.Catalog adalah aplikasi yang memungkinkan untuk mendesain dan menyusun produk, layanan dan penawaran tariff (tariff offers) operator telekomunikasi sesuai dengan target market yang telah ditetapkan berikut fitur-fitur yang terkait.
c. RATING SUPERVISOR
Rating Supervisor adalah rating engine management tool terbaru dari Gaia BCC 6.1 suite yang melakukan rating CDR, billing serta penghitungan tariff offers. Supervisi proses rating & pre-billing dilakukan secara online melalui interface grafis berbasis web yang dinamakan G.Supervisor.
3. Network Management
Pada network management terdapat 2 program yaitu:
a. G. NETWORK 

Gaia network adalah sebuah aplikasi pengelolaan jaringan local loop yang memberikan kemudahaan dan fleksibilitas kepada operator jaringan. Dikembangkan dengan fasilitas parameterisasi yang biasa mengadaptasi kebutuhan akan deskripsi infrastruktur dan layanan secara lengkap, gaia network dapat dengan cepat disesuaikan tidak hanya dengan perangkat baru tetapi juga denga teknologi baru, melalui fasilitas perangkat khusus.
Manajemen cabang dimudahkan oleh dukungan input , gaia network juga diakses dari aplikasi front-office, sehingga memungkinkan dilakukannya studi otomatis terhadap permintaan sambungan.
Dalam beberapa kasus yang kompleks sangat mungkin untuk kembali ke studi teknis yang tidak dapat diselesaikan pada modus interaktif, setelah studi teknis selesai termasuk alokasi  sumber dayanya, perintah put into service dapat diberikan oleh aplikasi lain dari sistem informasi komersial. 
b. G. FAULT 
G. fault menyediakan semua proses bisnis yang terintegrasi dalam pengelolaan gangguan dalam rangka meminimalkan waktu perbaikan, pelaporan ganguan secara real time, melakukan berkonsultasi tindakan lanjut penanganan gangguan setra untuk mengoptimalkan penjadwalan tim teknis gangguan.
Jika kualitas pelayanan meningkat berkat penanganan gangguan yang cepat dan tepat , akhirnya kepuasan pelanggan akan meningkat.
4. ADMINISTRATION
a. Gaia admin
Adiministrasi sistem dan pengguna dilakukan secara online melalui modul web gaia admin.

b. I.Dmu 
Interfacing aplikasi gaia dengan aplikasi eksternal seperti payment system atau provisioning system dapat dilakukan dengan lebih mudah dengan adanya modul gaia UMDI yang bisa dikonfigurasi.

Landasan Teori



PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

     Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah suatu bentuk kerja sama antara SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru dengan TELKOM  atau dengan Dunia Usaha / Dunia Industri (DUDI) dalam Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di lapangan, uji praktek kompetensi dan sertifikasi bagi siswa yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan Dunia Usaha/Industri (DU/DI) dan adanya pengakuan berupa pemberian sertfikat.1rbaru dibawah pembinaan Yayasan Sandhykara Putra Telkom (YSPT) menjalin kerjasama PSG dengan PT.Telkom Indonesia Tbk. Pelaksanaan PSG ini didasari pada perjanjian kerjasama (MoU) antara PT.Telekomunkasi Indonesia dengan Yayasan Sandhykara Putra Telkom Nomer :TEL 175/ HK810/ HRC60/ 2012 dan Nomor: PKS. 09/ PDD/ DPPP-YSPT/V/2012. Tentang : PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) Terhadap Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di bawah pembinaan YSPT untuk diberikan kesempatan guna memanfaatkan fasilitas TELKOM melalui Pendidikan Sistem Ganda. 

  Dengan semakin pesatnya perkembangan dunia industri dan dunia teknologi dan semakin ketatnya persaingan masing-masing industri dan dunia ketenaga kerjaan, maka hal ini menuntut SDM yang handal, dan terampil. Untuk menyikapi hal itulah diperlukan SDM yang terampil melalui jalur pendidikan formal seperti SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru yag merupaka salah satu dari sekian banyak SMK yang berperan dalam menghasilkan SDM berbasis teknologi telekomunikasi yang handal dan terampil.

   Di masa sekarang ini keahlian dibidang teknologi telekomunikasi  memiliki potensi dan peran yang sangat besar di dalam kehidupan sosial, budaya, masyarakat dan dunia kerja, karena pada zaman sekarang telekomunikasi merupakan peran yang sangat diperlukan hampir di setiap aspek kehidupan tidak terkecuali dunia industri. Dimana dewasa ini segala hal telah bergantung pada komunikasi yang telah tidak memiliki bataas ruang dan waktu sehigga persaingan dunia industri di berbagai aspek pun semakin ketat.

  Hal diatas tersebut juga yang menjadi dasar pelaksaaan PSG (Pendidikan Sistem Ganda) yang merupakan suatu kegiata pendidikan yang dilakukan atas kerjasama dunia industri, SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru, serta peserta PSG yang mana bertujuan untuk pengaplikasian ilmu yang telah didapat selama bagku sekolah secara teoritis maupun praktek di dunia kerja yang nyata ini dan SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru merupakan wadah yang tepat untuk menggali segala potensi di bidang telekomunikasi tersebut. Dan pelaksanaan PSG ini merupakan bagian yang sangat penting dalam pendidikan di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru pada umumnya dan pada pembentukan SDM yang memiliki keahlian, keterampilan, dan etos kerja yang tinggi di bidang teknologi telekomunikasi secara khususnya.

B. Tujuan
1. Tujuan Pelaksanaan Magang
   Pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda ini dimkasudkan dan bertujuan untuk:
a. Mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keahlian dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan     etos kerja.
 b. Memperkokoh “Link and Match” antara SMK Telkom, SMK Pariwisata Telkom, AKATEL Sandhy Putra dan AKPAR Sandhy Putra dengan dunia kerja, khususnya dunia kerja bidang telekomunikasi dan pariwisata.
c. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas professional.
d. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja siswa SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru sebagai bagian dari proses pendidikan berupa Sertifikat.
e. Menjadikan praktek kerja industri sebagai pengalaman dimasa mendatang. 
2. Tujuan Pembuatan Laporan
Setiap peserta PSG  (Pendidikan Sistem Ganda) diwajibkan melaporkan hasil kegiatannya secara tertulis maupun untuk selanjutnya dilaporkan kepada instansi dan sekolah yang antara lain bertujuan berikut :
a. Sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada pihak sekolah tentang hasil kegiatan selama pelaksanaan PSG (Pendidikan Sistem Ganda).
b. Untuk melengkapi persyaratan dalam uji kompetensi, nilai PSG, dan menyelesaikan pendidikan di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
c. Sebagai perbandingan atau studi banding antara teori yang diterima disekolah dengan praktek di lapangan yang sesungguhnya.
d. Sebagai bahan referensi untuk menambah perbendaharaan perpustakaan sekolah serta bahan referensi untuk meningkatkan pengetahuan siswa lainnya.
e. Untuk melengkapi persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.

C. Batasan Masalah
Agar pembahasan dalam pengerjaan penyusunan laporan pertanggung jawaban Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini menjadi terarah dan tidak keluar dari pembahasan. Adapun pembahasan yang diangkat oleh penulis adalah mencakup kegiatan-kegiatan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang telah dilaksanakan di lokasi kerja di PT. Telkom Indonesia, Tbk. Divisi Akses Jateng Timur Selatan yang mengenai pengoprasian aplikasi berbasis web yaitu I-SISKA.

D. Metode
Metode pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penyusuan laporan PSG ini adalah sebagai berikut:
1. Metode Observasi
Dengan melakukan pengamatan dan peninjauan secara langsung terhadap objek kaji yang diamati.
2. Metode Praktikum
Yaitu pengumpulan data dengan metode yang mengacu pada kegiatan yang telah dipraktekkan dalam kegiatan PSG dibawah bimbingan pembimbing lapangan.
3. Metode Wawancara
Metode ini dilakukan dengan cara mengadakan tanya jawab secara langsung dengan narasumber yang mengusai bidang permasalahan tersebut.
4. Metode Kepustakaan
Metode Kepustakaan adalah metode pengumpulan data yang digunakan penulis dengan cara membaca, mengamati, dan memahami beberapa sumber tertulis yang diperoleh dari pembimbing, literatatur yang didapat selama pembelajaran di SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru maupun melakukan Browsing/Searching di Internet sehingga dapat membantu memperoleh data-data dalam pembuatan laporan ini.

E. Manfaat PSG
1. Bagi siswa SMK Telkom
a. Untuk membantu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang kondisi yang nyata di lapangan PSG.
b. Dapat lebih membuka wawasan tentang dunia pertelekomunukiasian.
c. Sebagai wujud implementasi program “link and match” antara dunia pendidikan dengan dunia kerja.
2. Bagi Dunia Industri
a. Memberikan kontribusi dalam mencapai target pekerjaan dlapangan baik secara kualitas maupun kuantitas.
b. Untuk membantu dunia industri mengidentifikasikan potensi SDM bidang telekomunikasi di pasar tenaga kerja.

Pendahuluan

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya sebagai penulis dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) ini sesuai dengan tenggang waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah.
Dari hari yang telah dilakukan dan dicapai selama penulis mengikuti pelaksanaan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Witel Jateng Timur Selatan selama kurang lebih tiga bulan, yaitu dari 7 Agustus sampai dengan 30 September 2014, penulis mendapatkan banyak pengalaman serta pengetahuan baru yang tak ternilai di dunia industri.
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang penulis laksanakan tidak dapat terlaksana dengan baik apabila tidak didukung serta dibantu oleh pihak-pihak yang membimbing, mendorong, serta mengarahkan penulis. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, ketabahan, dan kelancaran hingga sampai saat ini.
2.  Kedua Orangtua tercinta dan seluruh keluarga besar yang telah memberikan dukungan serta sebagai sumber semangat selama melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) sehingga penulis dapat               menyelesaikan tugas-tugas PSG.
3.  Bapak Abdul Karim, SH, selaku Kepala Sekolah SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.                     Terimakasih atas bimbingan, dukungan, kesempatan serta semangat yang selalu beliau berikan                   kepada penulis.
4. Bapak M. Husnul Redho, S. Si, selaku Ketua Prakerin yang senantiasa memberikan info-info terbaru tentang sekoah melalui grup the 1 4 U, dan grup line PSG sk@tel 2014.
5. Bapak Ahmad Taufiq selaku Sekretaris Prakerin yang senantiasa memberikan info-info terbaru tentang sekolah melalui grup the 1 4 U, dan grup line PSG sk@tel 2014.
6. Bapak Widdi Hermawan, S,Kom selaku Pembimbing Sekolah. Terimakasih atas segala bimbingan, serta arahan yag beliau berikan kepada penulis.
7. Bapak Sugiyarto, selaku Supervisor Site Operation Gladak yang telah memberikan kesempatan penulis melakukan Prakerin di tempat tersebut.
8. Ibu Suparmi, selaku Pembimbing yang telah mengarahkan dan membimbing penulis selama magang di Witel Jateng Timur Selatan.
9. Segenap Karyawan PT.Telekomunikasi Indonesia, Wilayah Jateng Timur Selatan.
10. Bapak dan Ibu Guru SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru yag telah memberikan bekal berupa ilmu pengetahuan untuk dapat melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG).
11. Teman-teman satu angkatan yang selalu memberikan dukungan serta selalu mengingatkan agar jangan lupa mengerjakan tugas laporan selama magang.
12. Serta seluruh pihak yang sudah turut membantu baik secara langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
                 Menyadari atas keterbatasan pengertian dan kemampuan yang penulis miliki, maka tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan dalam pembuatan laporan ini. Selain itu penulis memohon maaf jika dalam penulisan laporan ini terdapat kesalahan, baik tentang isi laporan maupun sistematika penulisan laporan ini. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis butuhkan demi kesempurnaan langkah saya selanjutnya. Akhir kata, penulis harap laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca yang ingin mendalami pengetahuan khususnya dalam bidang Teknik Komputer dan Jaringan.
                                                                                     
                                                                                                       Solo,    September 2014



                                                                                                                 Prananingdyah Sulih Sekarratri

Kata Pengantar

Senin, 20 Oktober 2014


L A P O R A N
PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG)


VALIDASI data pada i-siska
di PT TELKOM DIVA (Divisi akses) WITEL JATENG TIMUR SELATAN, SOlo


Diajukan untuk melengkapi Persyaratan Dalam Menyelesaikan Pendidikan
Pada Sekolah Menengah Kejuruan Telekomunikasi Sandhy Putra
Banjarbaru




Dibuat Oleh :

PRANANINGDYAH SULIH SEKARRATRI

NIS :   121947



SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TELEKOMUNIKASI
SMK TELKOM SANDHY PUTRA BANJARBARU
TAHUN 2014 



Cover Laporan PSG

Sabtu, 18 Oktober 2014

Haiiiii:3333333
kenalin,
Nama aku Prananingdyah Sulih Sekarratri
biasa dipanggil Naning
umurku belum 17tahun:')
aku lahir di Banjarbaru,26 Januari 1998
aku keturunan Jawa.
aku anak bungsu dari 3 bersaudara , aku mempunyai 2 kakak
rumahh aku di Jalan Murai Komplek Sumber Indah No.1 rt 01 rw 02 , banjarbaru (read : belakang RS mawar)
aku lulusan TK Kanzul Khairat, SDN BBU3 dan SMPN2 Banjarbaru
sekarang aku bersekolah diii...... SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru
sekarang juga aku kelas 12
hobbyku banyak hehehe
cita-citaku dari kecil jadi Pramugari 
sekian tentang diriku........


About mehh